![]() |
| Dokumen: Posko MWCNU Lowokwaru dipadati pengunjung Munajat Harlah 100 Tahun NU |
![]() |
| Dokumen: setiap Jama'ah di Posko MWCNU Lowokwaru dilayani dengan ramah |
Salah satu bentuk khidmat yang mencuri perhatian datang dari MWC NU Lowokwaru Kota Malang. Sejak jamaah mulai berdatangan hingga larut malam, seluruh pengurus MWC dikerahkan untuk melayani jamaah dengan penuh keikhlasan.
Ribuan jamaah dilayani dengan makanan dan minuman gratis, mulai dari nasi bungkus, mi instan, Pop Mie, kopi, teh, jahe hangat, hingga kue dan makanan ringan. Semua disediakan sebagai bentuk pengabdian kepada jam’iyyah dan jamaah NU.
“Ini momentum yang mungkin hanya sekali seumur hidup. Seratus tahun NU belum tentu bisa kita jumpai lagi,” ujar KH Hamid Manan, Rois Syuriah MWC NU Lowokwaru, dalam pesannya yang menggugah di grup WhatsApp pengurus NU.
“MUNGKIN BERJUMPA PERINGATAN NU 1 ABAD HANYA SEKALI SEUMUR KITA. MARI KITA BERGABUNG DENGAN PARA ULAMA, SEMOGA BERSATU DUNIA AKHIRAT.”
Pesan tersebut menjadi sumber motivasi bagi seluruh pengurus NU, badan otonom, lembaga, hingga ranting untuk terus berkhidmat melayani Nahdliyyin tanpa lelah hingga acara sukses.
Spirit Khidmat Nahdliyyin
Perhelatan Munajat 1 Abad NU di Malang tidak hanya menjadi acara peringatan, tetapi juga simbol persatuan, khidmat, dan cinta jamaah kepada ulama dan jam’iyyah NU.
Semangat gotong royong dan pelayanan tulus menjadi wajah NU yang sesungguhnya—NU yang merawat tradisi, menjaga persatuan, dan melayani umat.
Acara ini pun menjadi sejarah penting bagi Nahdlatul Ulama, mengukir jejak spiritual yang akan dikenang oleh generasi NU saat ini dan yang akan datang. (Zain)


