Safari Ramadhan PRNU Tasikmadu Gaungkan Penguatan Amaliah NU di Masjid Al-Hikam
Mengusung tema “Penguatan Amaliah NU yang Mulai Luntur di Tengah Masyarakat”, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pengurus terhadap semakin berkurangnya praktik amaliah NU di tengah kehidupan warga, khususnya di wilayah Tasikmadu.
Hadir sebagai penceramah, Ketua LDNU Ranting NU Tasikmadu, Ustadz Sunarto, menyampaikan tausiyah yang menekankan urgensi melestarikan tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah. Ia mengingatkan bahwa amaliah seperti tahlilan, istighotsah, sholawatan, hingga berbagai tradisi keagamaan lainnya bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, melainkan warisan ulama yang memiliki landasan kuat dalam syariat.
“Amaliah NU bukan sekadar tradisi, tetapi warisan ulama dengan dasar yang jelas dalam ajaran Islam. Jika tidak kita jaga bersama, perlahan ia akan hilang dari kehidupan masyarakat,” tegasnya di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Suasana masjid malam itu terasa khidmat dan penuh antusiasme. Jamaah dari berbagai kalangan—tokoh masyarakat, pemuda, hingga orang tua—mengikuti rangkaian acara dengan tertib, mulai dari sholat tarawih berjamaah, tausiyah, hingga doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan umat Islam di Tasikmadu.
Ketua PRNU Tasikmadu menyampaikan harapan agar Safari Ramadhan tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi benar-benar mampu membangkitkan kembali semangat warga Nahdliyin dalam menghidupkan amaliah NU di lingkungan masing-masing.
Selain sebagai sarana dakwah, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat kebersamaan antarwarga. Dengan semangat Ramadhan, PRNU Tasikmadu optimistis amaliah NU akan kembali tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat.
Safari Ramadhan ini direncanakan akan terus berlanjut ke beberapa titik lainnya selama bulan suci, sebagai bentuk komitmen pengurus dalam menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat nilai-nilai ke-NU-an di tengah tantangan zaman.















