![]() |
| Dokumen : Pembacaan Ikrar Amil Zakat oleh Rois Syuriah MWC NU Lowokwaru KH. Hamid Manan. |
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Ramadan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ibadah personal, tetapi juga penguatan program sosial dan pelayanan umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat.
![]() |
| Dokumen : Ketua Tanfidziah, Kyai Zainal Arifin,M.Ag sosialisasi program Ramadhan MWC NU Lowokwaru |
Sosialisasi Program Ramadan
Ketua Tanfidziyah MWC NU Lowokwaru, Kyai Zainal Arifin, M.Ag, menyampaikan sosialisasi program kegiatan Ramadan yang akan dijalankan selama bulan suci. Ia menegaskan bahwa Ramadan harus diisi dengan kegiatan yang terstruktur dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum memperkuat ibadah sekaligus solidaritas sosial. NU harus hadir melalui program yang terencana dan menyentuh kebutuhan umat,” ujarnya.
Program yang dipaparkan meliputi pengajian, kegiatan sosial keagamaan, hingga penguatan peran ranting dalam mendukung gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Penguatan Manajemen LAZISNU
Agenda berikutnya adalah sosialisasi manajemen LAZISNU dan NU CARE oleh pengurus LAZISNU NU Cabang Kota Malang, Gus Sulton. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, terutama di bulan Ramadan yang menjadi puncak penghimpunan zakat.
Menurutnya, penguatan manajemen di tingkat ranting akan sangat menentukan keberhasilan pengumpulan dan pendistribusian zakat agar tepat sasaran dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
![]() |
| Dokumen: Pengukuhan Amil Zakat di Wilayah Lowokwaru Kota Malang |
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) sekaligus pengukuhan amil zakat oleh pengurus Cabang LAZISNU Kota Malang. Pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat legalitas dan kapasitas para amil dalam menjalankan tugasnya selama Ramadan.
Dengan amil yang resmi dan terstruktur, penggalangan serta pendistribusian zakat mal maupun zakat fitrah di wilayah Lowokwaru diharapkan berjalan lebih maksimal dan profesional.
Mauidhah Hasanah: Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Kegiatan ditutup dengan mauidhah hasanah oleh KH. Hamid Manan. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya pemahaman mendalam tentang zakat mal dan zakat fitrah agar pengelolaannya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga bernilai ibadah dan pemberdayaan umat.
Beliau berpesan agar para pengurus dan amil zakat mampu mengoptimalkan penghimpunan sekaligus bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan zakat di tengah masyarakat.
“Zakat adalah instrumen kesejahteraan umat. Kelola dengan amanah dan kebijaksanaan agar benar-benar membawa keberkahan,” pesannya.
Melalui kegiatan silaturahim ini, NU se-Kecamatan Lowokwaru menegaskan komitmennya untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan yang tidak hanya penuh ibadah, tetapi juga penuh kepedulian dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Malang.


